You are here: »
Home » Posts filed under News
Tur Papua Persib Bandung menghadapi Persiwa Wamena dan Persipura Jayapura diperkirakan akan mengalami perubahan jadwal. Sebelumnya Persib akan menghadapi Persiwa, Rabu (15/2), namun diundur menjadi 21 Februari mendatang. Sedangkan laga Persib kontra Persipura yang sedianya digelar pada 19 Februari, diundur menjadi 25 Februari.
Hal ini terkait dengan keikutsertaan Persipura Jayapura di Liga Champion Asia pada 16 Februari. Kendati demikian, perubahan jadwal ini baru diperoleh Persib dari PT Liga Indonesia sebagai pengelola Liga Super Indonesia secara lisan.
"Pemberitahuan ini memang baru secara lisan. Kita masih menunggu surat resminya dari PT LI," ujar Sekretaris Tim Persib Bandung, Yudiana kepada "GM", Kamis (9/2).
Yudiana menuturkan, dari informasi yang diperolah dari PT LI, Persipura akan menjalani babak play-off Liga Champion Asia pada 16 Februari mendatang. Sehingga Persipura diperkirakan mengajukan permohonan pengunduran jadwal bertandingan di Liga Super Indonesia. "Pastinya kita menunggu surat resmi saja dari PT LI," ujarnya.
Seperti diketahui, Persipura akhirnya bisa mengikuti Liga Champion Asia setelah memenangkan gugatannya di Badan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration for Sports (CAS) di Swiss. Dalam keputusan sela CAS, Persipura berhak ikut babak play-off LCA.
Persipura sebelumnya dilarang tampil oleh AFC karena tampil di kompetisi sepak bola di luar PSSI, yaitu LSI.
Di babak play-off, Persipura rencananya akan berhadapan dengan Adelaide United (Australia). Sebelum ada keputusan CAS, Adelaide United dianggap langsung lolos ke babak penyisihan grup.
Pengunduran jadwal ini sebenarnya tidak mengganggu jadwal pertandingan Persib lainnya. Karena setelah menjalani tur Papua, Persib baru akan berlaga kembali pada 11 Maret mendatang melawan Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat.
Sisi positifnya, Persib bisa mempersiapkan tim dengan lebih baik lagi. Karena waktu persiapan menuju tur Papua menjadi lebih banyak lagi.
Sumber : KlikGalamedia
[Read More...]
Kamis, 9 Februari, Yesung mengunggah sebuah foto lawas adiknya, Kim Jong Jin. Walau ini bukan kali pertamanya Yesung mengunggah foto Jong Jin di internet, tapi fans Super Junior tetap senang dengan foto yang beredar itu.
"Inilah foto lama adikku! Hahaha," tweet Yesung. Di foto bernuansa hitam putih itu, adik Yesung tampak memakai sebuah topi. Sedangkan di foto satunya lagi keduanya seperti sedang berada di pesta pernikahan.
Banyak netter yang mengomentari ketampanan dua kakak beradik itu. "Adikmu sangat tampan!," komentar seorang netter. "Apakah dia akan debut di industri hiburan?" komentar netter lainnya.
Sehari-harinya, Jong Jin bekerja di coffe shop milik keluarga mereka, Handel and Gretel. Cafe ini terletak di kawasan Yepuido, Seoul dan sudah diresmikan sejak tahun lalu. Jika ada waktu luang, Yesung selalu mengunjungi cafe itu untuk menemui ibu dan adiknya.
[Read More...]
TEHERAN - Salah seorang terdekat Pimpinan Spiritual Iran Mohammad Javad Larijani yakin, intelijen Israel (Mossad) memiliki hubungan yang erat dengan kelompok Mujahidin Iran (MEK) untuk membasmi para ahli nuklir Iran.
"Hubungan kedua pihak itu cukup erat. Israel membayar para Mujahidin. Beberapa agen dari MEK juga menjual informasi ke Israel," ujar Javad, seperti dikutip NBC, Jumat (10/2/2012).
Javad bahkan mengklaim, Mossad melatih anggota MEK di Israel dalam teknik pengeboman dengan menggunakan sepeda motor. Para pejabat Iran juga mengetahui, setiap insiden bom yang menewaskan ahli nuklir Iran, berkaitan dengan Israel dan MEK. Hal itu disebabkan karena adanya interogasi dari seorang pembunuh bayaran yang gagal melakukan serangannya di Iran pada 2010 lalu.
"Israel tidak memiliki akses untuk melakukan kontak dengan masyarakat Iran. Sementara itu, Mujahidin adalah masyarakt Iran, saya rasa, mereka bekerja sama dengan erat. Kami memiliki bukti yang kuat terkait kedekatan hubungan mereka," imbuhnya.
Seorang pejabat dari Amerika Serikat (AS) sebelumnya juga mengatakan, MEK adalah kelompok militan yang kerap melakukan upaya pembunuhan.
Meski demikian, pihak MEK menolak pernyataan dan tudingan yang dilontarkan oleh Pemerintah Iran. Mereka menganggap tudingan itu adalah palsu.
"Tidak akan pernah ada anggota MEK di ISrael. MEK juga tidak pernah terlibat dalam aksi pembunuhan. Laporan yang menyebutkan bahwa anggota kami dilatih di Israel adalah palsu," ujar juru bicara MEK Ali Safavi.
Pada 11 Januari lalu, ahli nuklir Iran bernama Mostafa Ahmadi Roshan tewas dalam ledakan bom di Kota Teheran, Roshan tewas dalam ledakan bom mobil yang dipasang oleh seorang pengendara motor. Iran pun tak henti-hentinya menuding Israel, sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap tewasnya Roshan
Sumber : Okezone
[Read More...]